Gula Rafinasi Impor Masih Menjadi Andalan Para Industri
Industri makanan dan minuman (mamin) di Indonesia masih menggunakan gula rafinasi impor, penggunaan gula rafinasi ini lebih dominan digunakan dibandingkan dengan gula lokal. Alasan para industri masih dominan menggunakan gula impor karena kualitas gula lokal suplainya yang tidak teratur ada dan adanya bakteri pada gula. Masalah harga juga menjadi salah satu alasan para industri jarang menggunakan gula lokal. Ketua Asosiasi Industri Kecil dan Menengah Agro Suyono mengatakan, pengusaha makanan dan minuman kelas kecil dan menengah masih membutuhkan impor gula rafinasi. Agro Suyono juga mengatakan ada tiga alasan gula rafinasi dari yang impor sulit untuk digantikan oleh gula lokal bagi para industri. “Yang pertama gula rafinasi itu tidak mengandung molasis, yaitu sampah mikro, bakteri dan kuman, yang masih menempel di gula. Ketika ada molasis, makanan akan cepat kedaluwarsa,” ujar Suyono, yang juga pengusaha dodol Garut, Senin (21/1/2019). Alasan kedua Agro mengatakan karena ...