Posts

Showing posts from October, 2019

Markus Nari Dituntut Bayar Uang Pengganti Kasus E-KTP Sebanyak USD 900 Ribu

Image
Hakim pengadilan Tipikor Jakarta dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memvonis terdakwa kasus korupsi E-KTP dengan pidana tambahan berupa uang pengganti senilai USD 900 ribu. "Menjatuhkan pidana tambahan untuk terdakwa Marku Nari untuk membayar uang pengganti sejumlah USD 900 ribu selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan pengadioan berkekuatan hukum tetap," ujar jaksa KPK Andhi Kurniawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (28/10/2019). Lebih lanjut, jaksa menyatakan bahwa pidana tambahan ini dikenakan atas perbuatannya yang dinilai telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi sebesar USD 1,4 juta dalam kasus E-KTP. "Jika dalam jangka waktu itu terdakwa tidak membayar pengganti, maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut," tegasnya. "Jika harta benda terdakwa tidak mencukupi untuk menutupi uang pengganti, maka diganti pidana pejar...

Musim Hujan, Pemerintah Bekasi Meminimalkan Ketinggian Air

Image
Sudah mulai masuk dalam musim penghujan, Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat melakukan beberapa usaha untuk meminimalkan ketinggial air. "Berbagai upaya penanggulangan kami lakukan untuk membuat tinggi banjir di setiap titik semakin menurun dan cepat surut," kata Kepala Bidang Sumber Daya Air Kota Bekasi, Yudianto, Senin (14/10/2019). Sebanyak 49 titik banjir di wilayah itu, ujar Yudianto pihaknya belum bisa mengurangi titik banjir tersebut.  "Pembangunan infrastruktur untuk pengendalian banjir belum tuntas," katanya. Untuk membangun infrakstruktur pada wilayah yang terendam banjir sendiri, dikatakan oleh dirinya membutuhakan dana yang tidak sedikit. Karena, sebagian besar titik banjir itu merupakan bekas sawah atau rawa yang sudah beralih fungsi menjadi permukiman penduduk. "Infrastruktur lebih banyak pembangunan polder air dan normalisasi serta peningkatan kapasitas saluran," kata dia. Ia mencontohkan banjir yang sering terjadi di Perumaha...

Kontroversi Mulan Jameela, Rachel Maryam: Bukan Kapasitas Saya

Image
Penyanyi Mulan Jameela masih saja dibicarakan oleh beberapa akun media sosial saat selesai dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Sebelumnya, Mulan sudah ramai diperbincangkan publik. Pelantikan Mulan Jameela menjadi anggota DPR RI itu menuai kontroversi. Sebab, dirinya terpilih setelah menggantikan terpilih lainnya, Ervin Luthfi yang meraih suara terbanyak ketiga pada pemilu 2019. Rachel Maryam mendengar berita tersbeut, mengaku dirinya tidak bisa berkomentar banyak tentang Mulan Jameela yang diketahui adalah seorang istri dari musisi Ahmad Dhani. Rachel menambahkan, bukan kapasitas dirinya untuk menyinggung hal tersebut. "Terus terang ini sesuatu yang diluar wewenang saya, kapasitas saya untuk mengomentari. Ini adalah ranahnya KPU (Komisi Pemilihan Umum) dengan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Gerindra," ujar Rachel Maryam di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10). " Saya tidak bisa mengomentari keputusan pak Prabowo k...